:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2760549/original/085381000_1553502765-105807049-1553189463674bugatti.1910x1000.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Awal Maret, Bugatti memanfaatkan ajang Geneva Motor Show 2019 untuk memamerkan hypercar terbarunya, La Voiture Noire. Siapa sangka, mobil tersebut baru saja terjual seharga USD 19 juta atau Rp 270,4 miliar dan menjadikannya mobil termahal di dunia. (kurs: 1 USD = Rp 14.230)
Melansir laman CNBC, Senin (25/3/2019), bagi Anda yang berminat menambah koleksi mobil mewah dengan La Voiture Noire, maka Anda sudah terlambat. Pasalnya Bugatti hanya memproduksi satu saja dan telah terjual pada seorang pemebeli yang masih dirahasiakan.
Pihak Bugatti hanya menggambarkan pembelinya sebagai seorang penggemar berat produk-produknya. Sebelumnya, CNBC melaporkan bahwa pembeli mobil tersebut adalah Ferdinand Piech, mantan pimpinan Volkswagen Group yang juga ikut memiliki merek dagang Bugatti.
Bugatti memproduksi supercar tersebut untuk merayakan ulangtahun brand yang ke-110 sekaligus menghormati Bugatti Type 57SC Atlantic, sebuah mobil mewah langka yang diproduksinya pada 1930-an.
Hanya empat tipe 57SC Atlantic yang pernah dibuat dan salah satuya dimiliki oleh desainer ternama Ralph Lauren. Di tahun tersebut, harga 57SC Atlantic setara USD 40 juta saat ini.
"Melalui `La Voiture Noire`, kami turut memberikan penghormatan pada warisan kami terdahulu dengan membawa kecepatan, teknologi, kemewahan dan estetikanya ke era baru," terang Presiden Bugatti Stephan Winkelmann.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2CyRSk8
No comments:
Post a Comment