Pages

Saturday, November 30, 2019

Meriahnya Gathering Vtrust dan Mitra Usaha PT Talk Fusion Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Vtrust selaku support system (sistem pendukung) yang resmi dan komunitas bisnis bagi para mitra usaha PT. Talk Fusion Indonesia (PT. TFI) mengadakan gathering bersama mitra usaha di Imperial Klub Golf, Lippo Village, Tangerang. Acara bertajuk Selfmade itu sekaligus dalam rangka persiapan untuk menyambut hari jadi PT. TFI yang kedua.

Peringatan acara hari jadi PT. TFI sendiri akan diselenggarakan tanggal 30 November - 1 Desember 2019 di Ballroom Hotel Novotel Tangerang. Acara makan siang bersama ini berlangsung sangat meriah meskipun dikemas secara casual dan hangat.

Selanjutnya

Meriahnya Gathering Vtrust dan Mitra Usaha PT Talk Fusion Indonesia
Doc: Istimewa

Riovaianto Soedarno selaku direktur Vtrust mengatakan bahwa ini merupakan salah satu rangkaian acara tahunan dari Vtrust bersama para mitra usaha PT. TFI untuk berkumpul bersama sambil makan siang. Acara ini sekaligus menjadi acara persiapan para mitra usaha untuk menyambut acara utama besok yang bertajuk “Hero”.

Selanjutnya

Meriahnya Gathering Vtrust dan Mitra Usaha PT Talk Fusion Indonesia
Doc: Istimewa

Dalam acara ini selain berkumpul dan makan siang bersama, para mitra usaha juga dibekali beberapa poin utama. Sebut saja seperti bagaimana mitra usaha bisa bersinergi bersama PT. TFI untuk melakukan penetrasi pasar secara masif pada pasar video komunikasi khususnya di Asia. Di tahun keduaini, PT. TFI sangat optimis akan mendominasi pasar video komunikasi khususnya di Asia pada tahun 2024.

Acara Selfmade kali ini menarik perhatian dan sangat berbeda dari acara tahun lalu. Tahun ini, Vtrust dan mitra usaha PT. TFI mengundang dan mengajak anak yatim piatu dari panti asuhan Abhimata Tangerang untuk makan siang bersama dengan mitra usaha PT. TFI.

Selanjutnya

Meriahnya Gathering Vtrust dan Mitra Usaha PT Talk Fusion Indonesia
Doc: Istimewa

“Sesuai dengan tema acara tahunan kami yang bertajuk “Hero” besok yaitu “Inspiring” (menginspirasi), maka kami mengundang dan mengajak anak-anak yatim piatu untuk hadir dalam acara ini sehingga kami dapat berbagi dengan mereka. Ini hanya sebagian kecil saja dari bentuk kami berbagi dengan sesama. Harapan kami bisa berbagi lebih lagi ke depannya dengan sesama” ujar Marselinus Halim yang merupakan salah satu mitra usaha PT. TFI yang hadir dalam acara.

Lanjutkan Membaca ↓

Let's block ads! (Why?)

from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/34Cbakz

Perdana, Kelompok Bela Diri Perempuan di Suriah Buka Akademi Militer

Liputan6.com, Damaskus - Pasukan Bela Diri Perempuan Suriah baru-baru ini membuka akademi pertama di bagian timur laut Suriah. Akademi tersebut ditujukan untuk memberi latihan ideologi dan militer kepada pejuang-pejuang perempuan, yang secara sukarela bergabung dengan Pasukan Demokratik Suriah SDF, yang sebelumnya sempat didukung Amerika.

Dilansir dari VOA Indonesia, Sabtu (30/11/2019) akademi militer bagi Pasukan Bela Diri Perempuan Suriah ini adalah yang pertama dibuka di kota Amuda, di bagian timur laut Suriah.

Pejabat-pejabat akademi itu mengatakan tujuan utama di balik gagasan membuka pelatihan ini adalah untuk memberdayakan perempuan dan menekankan peran penting mereka di medan tempur.

"Pembukaan akademi ini hari ini dan dimulainya pelatihan mengirim pesan baik kepada rakyat kami, maupun musuh kami. Setiap orang harus tahu bahwa sewaktu kami siap damai dan berdialog, maka pasukan perempuan yang terorganisir ini juga siap melawan secara terhormat, semua jenis serangan dan ancaman yang mengganggu pencapaian kami," kata salah seorang pejabat akademi, Emina Ose.

2 dari 3 halaman

Pentingnya Peran Wanita

Sejak awal perang melawan ISIS, pejuang perempuan Kurdi telah memainkan peran utama dalam memerangi kelompok teror itu. Namun bagi mereka, perang itu bukan hanya soal memerangi terorisme, tetapi juga menentang penindasan laki-laki dalam masyarakat patriarki yang sangat kuat di Suriah.

Ketika militer Turki dan milisi sekutunya melanjutkan ofensif terhadap pasukan Kurdi di timur laut Suriah, para peserta pelatihan ini menegaskan komitmen mereka untuk mempertahankan wilayah ini.

"Berkumpulnya sejumlah pejuang perempuan ini disini merupakan indikasi ancaman yang ditimbulkan oleh Turki. Meskipun Presiden Erdogan dan lainnya mengancam kamisetiap hari, rakyat kami, patriot kami dan keluarga-keluarga martir mengatakan mereka tidak akan menyerah. Kami akan melawan. Oleh karena itu partisipasi perempuan dalam misi pertahanan diri ini dibentuk. Pembentukan misi ini dirayakat dengan antusiasme yang sangat besar dan rasa gembira," kata salah seorang akademi.

Puluhan perempuan dari bagian timur laut Suriah sudah ikut bergabung dalam akademi militer ini.

Salah seorang diantaranya adalah Nurhan Omar, yang berasal dari kota Hasakeh. Ia mengatakan satu-satunya tujuan bergabung dengan akademi itu adalah belajar mempertahankan kotanya.

"Saya mengajak seluruh perempuan untuk mengikuti Akademi Pasukan Bela Diri Perempuan Suriah ini. Anda akan lulus dengan prestasi tak ternilai. Anda tidak akan pernah menyesal datang ke sini. Anda akan lulus dengan pengetahuan yang bagus," kata Nurhan.

Sejumlah pejabat mengatakan akademi pelatihan itu menawarkan beragam program dari disiplin militer hingga sejarah perang. Salah seorang pelatih, Zinarin Qamishlo, mengatakan.

"Tujuan melibat kaum perempuan dalam misi pertahanan diri ini adalah untuk memperdalam strategi perang dan meningkatkan kemampuan mereka dalam seni bela diri dan spesialisasi tempur," kata Zinarin.

Setelah menyelesaikan pelatihan selama enam bulan, lulusan akademi ini akan secara resmi diakui sebagai bagian dari pasukan tempur lokal.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Let's block ads! (Why?)

from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2L4Pm9F