Pages

Friday, May 31, 2019

Datang ke Jakarta, Kapolda Kalsel Semangati Anggotanya di Bundaran HI

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen Pol Yazid Fanani menyambangi Jakarta untuk menyemangati para anggota Brimob Polda Kalsel yang diperbantukan ke Jakarta dalam tugas pengamanan rangkaian Pemilu 2019.

Kedatangannya ini untuk memimpin kegiatan Supervisi Pasukan Brimob Polda Kalsel BKO ke Polda Metro Jaya dalam rangka Operasi Mantap Brata Intan 2019.

Yazid menjelaskan tidak mudah bagi jajarannya untuk menjalankan tugas di Jakarta karena semestinya di bulan Ramadan ini mereka meluangkan waktu berbuka puasa dengan keluarga.

Tapi, kebersamaan dengan keluarga mesti dikesampingkan karena mereka harus memenuhi panggilan tugas memastikan rangkaian Pemilu 2019 berjalan dengan aman.

"Ada tugas pengamanan yang sangat penting karena ini kehormatan menjaga kamtibmas seluruh masyarakat berjalan dengan baik. Keberadaan Saudara bisa diartikan sebagai jihad untuk melaksanakan tugas kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab kita," kata Yazid di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (31/5/2019 malam. 

Dia pun menyalami satu per satu pasukan Brimob Polda Kalsel. Mereka pun menyambutnya dengan yel-yel pasukan.

Dalam kesempatan itu, Yazid bersama dengan Karo Ops Kombes Pol Isdiyono, Kasat Brimob Kombes Pol Ardiyansyah Daulay dan Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa'i langsung duduk dan ikut berbuka puasa bersama pasukan.

"Saya ingin menjawab kerinduan saya kepada anggota Brimob Polda Kalsel sejak beberapa minggu yang lalu, mereka hadir di tempat ini untuk menjawab kebutuhan rasa keamanan masyarakat Jakarta," ujar Yazid seperti dilansir dari Antara.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2I8ktie

Amalan Sebelum Idul Fitri untuk Sambut Hari Kemenangan

Dilansir dari NU Online, dalam kitab Fathul Qarib disebutkan bahwa disunahkan untuk menggemakan takbir pada malam hari raya. Sunah ini ditujukan untuk semua orang Islam, baik laki-laki maupun perempuan, mukim ataupun musafir, sedang berada di rumah, masjid, ataupun di pasar. Muhammad bin Qasim Al-Ghazi mengatakan:

“Disunahkan takbir bagi laki-laki dan perempuan, musafir dan mukim, baik yang sedang di rumah, jalan, masjid, ataupun pasar. Dimulai dari terbenam matahari pada malam hari raya berlanjut sampai salat Idul Fitri. Tidak disunahkan takbir setelah salat Idul Fitri atau pada malamnya, akan tetapi menurut An-Nawawi di dalam Al-Azkar hal ini tetap disunahkan.”

Anjuran pembacaan takbir saat malam lebaran dikemukakan oleh Rasulullah saw dalam haditsnya yang berbunyi:

Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir

Anjuran memperbanyak takbir ini sepadan dengan imbalan yang dijanjikan karena sabda Rasulullah SAW:

"Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa."

Takbir mulai dikumandangkan sejak terbenamnya matahari di hari terakhir Ramadan. Batas berakhirnya takbir adalah setelah selesai salat id. Takbir juga sunah dikerjakan saat berjalan, duduk, maupun berbaring. Juga disunahkan dilantunkan ketika berada di jalan maupun di masjid.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com http://bit.ly/2HP97AL